BKWK

SEJARAH

Gerakan koperasi dunia, yang diwadahi oleh Internasional Co-operative Alliance (ICA), memberi perhatian khusus pada peran serta wanita, sebagai kelompok strategis bagi pengembangan ekonomi masyarakat melalui koperasi. Perhatian serupa, juga dilakukan oleh Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

Kenyataanya, di negara berkembang seperti Indonesia, kaum wanita banyak memainkan peran penting dalam mengelola ekonomi keluarga. Karena upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa dimulai dengan peningkatan kemampuan ekonomi keluarga, maka melibatkan kaum wanita dalam koperasi, menjadi sangat penting.

Kaum wanita di pedesaan maupun di kawasan permukiman perkotaan, banyak yang sudah mengambil inisiatif untuk membentuk kelompok ekonomi, terutama berupa arisan. Kelompok arisan ini, adalah embrio koperasi terbaik, yang juga bisa disebut dengan pra-koperasi. Banyak koperasi yang berkembang menjadi besar saat ini, embrionya adalah kelompok arisan, terutama koperasi yang dikembangkan di lingkungan wanita.

Perhatian khusus Dekopin pada kelompok wanita, secara kelembagaan dituntukan dengan pembentukan Badan Komunikasi Wanita Koperasi (BKWK), pada 30 Desember 1999. Sebagai organisasi perangkat Dekopin, BKWK melaksanakan kegiatan khusus berdasarkan program kerja Dekopin.

TUJUAN

BADAN KOMUNIKASI WANITA KOPERASI
BKWK mengemban misi Dekopin dalam melakukan pembinaan pada kelompok strategis wanita, khususnya di kalangan gerakan koperasi, sehingga terbentuk sumber daya insani pembangunan koperasi dan koperasi di kalangan wanita.
KEGIATAN
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email