BPIP

SEJARAH
Badan Pusat Informasi Perkoperasian (BPIP) memainkan peran penting dalam upaya meningkatkan citra koperasi Indonesia, mendukung kegiatan advokasi koperasi, mengkomunikasikan berbagai kebijakan dan kegiatan Dekopin, serta menyusun dan mengolah data perkoperasian. BP-PIP dibentuk dari embrio berupa majalah yang bernama Pusat Informasi Perkoperasian (PIP). Majalah yang terbit secara berkala setiap satu bulan sekali ini, dibentuk pada Februari 1981, oleh para aktivis gerakan koperasi dengan dukungan beberapa jurnalis. Penerbitan PIP antara lain bertujuan untuk menyediakan referensi terpercaya tentang berita perkoperasian dan berbagai isu lain yang terkait dengan perkoperasian di Indonesia. Hal ini sekaligus untuk mengimbangi pemberitaan perkoperasian di media umum, yang cenderung hanya menampilkan kasus tertentu, seperti penyimpangan, yang menyebatkan citra kurang baik pada gerakan koperasi secara keseluruhan, dan pada gilirannya ikut mengambat upaya pengembangan koperasi di Indonesia. Untuk memperluas cakupan kegiatan, Majalah PIP kemudian dilebur dalam badan baru bernama BPIP.
  1. Menyebarkan informasi tentang perkoperasian.
  2. Meningkatkan citra Dekopin dan koperasi Indonesia.
  3. Meningkatkan intensitas pertukaran informasi di kalangan gerakan koperasi.
  4. Sebagai salah satu sarana pelaksanaan fungsi-fungsi publikasi dan pencitraan Dekopin.
# Membangun database perkoperasian;
  • Data koperasi secara umum.
  • Data koperasi anggota Dekopin.
  • Data koperasi per jenis/bidang usaha.
  • Perankingan koperasi.
  • Makalah dan artikel perkoperasian.
  • Kebijakan terkait pembangunan koperasi.
# Menerbitkan Majalah PIP edisi cetak dan online;
  • Terbit secara konsisten, setiap bulan.
  • Materi lebih beragam, memenuhi kebutuhan informasi terutama untuk gerakan koperasi.
  • Melakukan survey pembaca, sebagai masukan untuk perbaikan Majalah PIP.
  • Melakukan penambagan personil untuk pemenuhan tuntutan peningkatan kualitas Majalah PIP.
  • Memastikan distribusi Majalah PIP pada anggota Dekopin, instansi terkait, dan kelompok strategis seperti anggota DPR.
  • Mengembangkan aspek bisnis Majalah PIP.
  • Merancang website untuk PIP online.
# Publishing;
  • Menerbitkan buku-buku perkoperasian.
# Eksebisi dan Seminar;
  • Merancang dan menyelenggarakan pameran-pameran.
  • Merancang dan menyelenggarakan seminar dan diskusi berbagai isu strategis perkoperasian.